Featured
UPDATE KONTAK ADMIN !!! SMS/WA : 0856.4344.7420 | MAAF TIDAK TERIMA TELP
INFO PENTING
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Varises. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Varises. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Juni 2018

Sembuhkan Varises Dengan Terapi Firmax3


Varises (varices) adalah pembuluh darah balik (vena) yang melebar dan berkelok-kelok akibat gangguan (hambatan) aliran darah. Ini terjadi lantaran ketidakmampuan katup (klep) vena dalam mengatur aliran darah. Akibatnya aliran darah yang seharusnya mengalir lancar ke arah jantung, mengalami hambatan dan terjadi arus balik sebagian aliran darah dalam pembuluh darah vena, sehingga pembuluh darah vena melebar dan berkelok-kelok.

Berikut ini Gejala Penyakit Varises :
- Adanya tonjolan pembuluh darah atau urat
- Tonjolan tersebut ada pada kaki, tangan, testis
- Rasa terbakar yang sangat luar biasa
- Kaki yang terkena varises sering kram kesemutan,
- Tangan yang terkena varises sering terasa nyeri dan gatal

Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda ðŸ˜Š

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 ðŸ˜Š

Konsultasi & Informasi Pemesanan 
📱Pin DC0B29BF
SMS/WA 0878-3876-1604

Kamis, 29 Maret 2018

Kenali Penyakit Varises Lambung (Varises Esofagus)


Varises esofagus adalah pembesaran abnormal vena yang terletak pada esofagus. Esofagus merupakan pipa yang menghubungkan kerongkongan dan lambung.

Varises terjadi ketika katup vena melemah atau rusak dan dinding vena menjadi renggang. Sementara, varises esofagus akan muncul apabila aliran darah menuju hati terhalang oleh penggumpalan atau jaringan parut pada hati. Penyumbatan inilah yang memicu adanya aliran darah ke pembuluh darah yang berukuran kecil di sekitarnya.

Jika pembuluh darah kecil tersebut pecah dan mengakibatkan pendarahan, komplikasi ini sangat berbahaya dan dapat berakibat fatal. Ukuran varises dan risiko pendarahan tersebut dipengaruhi oleh tekanan darah pada sistem portal hati.

Gejala-gejala Varises Esofagus

Secara umum, varises esofagus tidak menyebabkan gejala. Namun, ketika pembuluh darah tersebut bocor atau pecah dan terjadi pendarahan, pengidap varises esofagus akan mengalami:
  1. Sakit perut.
  2. Muntah darah dengan volume yang signifikan.
  3. Tinja berwarna hitam, seperti ter, dan disertai darah.
  4. Sakit saat menelan.
  5. Mengalami gejala-gejala gangguan hati, misalnya sakit kuning, mudah mengalami pendarahan atau lebam, serta penumpukan cairan dalam perut.
  6. Pucat.
  7. Hipotensi.
  8. Detak jantung yang cepat.
  9. Penurunan volume urine.
  10. Linglung dan bahkan kehilangan kesadaran.
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut (khususnya indikasi penyakit hati), segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan diagnosis yang pasti serta penanganan secara seksama.

Sementara pendarahan pada varises esofagus termasuk kondisi medis darurat yang berpotensi mengancam jiwa. Karena itu, kondisi ini harus ditangani sesegera mungkin di rumah sakit.

Penyebab dan Faktor Risiko Varises Esofagus

Varises esofagus disebabkan oleh hipertensi portal, yaitu tekanan darah tinggi pada vena portal yang membawa darah ke hati. Tekanan tersebut akan menyebabkan darah mengalir ke pembuluh darah lain yang berukuran lebih kecil yang tidak mampu menampung darah dalam jumlah banyak. Ini dapat mengakibatkan pembuluh darah pecah dan berbahaya bagi penderitanya. Terdapat sejumlah faktor dan kondisi kesehatan yang dapat memicu terjadinya hipertensi portal. Contohnya meliputi:
  • Komplikasi dari berbagai gangguan hati, seperti trombosis vena portal, sirosis, hepatitis akut, serta fibrosis hepatik bawaan. Sebagian besar varises esofagus terjadi pada pengidap penyakit hati kronis.
  • Kekurangan gizi.
  • Konsumsi minuman keras jangka panjang.
  • Peningkatan tekanan dalam perut.
  • Konsumsi obat anti inflamasi non steroid.
  • Infeksi bakteri.

Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda ??

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 ??
Konsultasi & Informasi Pemesanan
Pin DC0B29BF
SMS/WA 0878-3876-1604



Selasa, 01 November 2016

Firmax3 Sembuhkan Varises Dapat Bonus Awet Muda


Di dalam tubuh kita ada yang namanya pembuluh darah arteri dan vena. Pembuluh arteri bertugas menyebarkan aliran darah yang mengandung nutrisi dan oksigen dari jantung ke seluruh jaringan tubuh dan sebaliknya pembuluh vena bertugas mengembalikan darah tersebut ke dalam jantung dengan katup-katup dan bantuan kontraksi otot.

Karena anatomi tubuh kita tegak lurus, maka bagian terjauh dari jantung adalah kaki. Tentu saja yang memiliki tugas berat dalam hal ini adalah pembuluh vena kaki karena harus melawan gravitasi dalam mengalirkan darah kembali ke jantung.

Namun tugas berat pembuluh vena kaki tersebut sedikit diringankan oleh adanya katup vena. Fungsi katup vena sama seperti pintu satu arah, yaitu dengan kata lain darah yang naik menuju jantung akan dapat melintas, namun tidak dapat kembali lagi karena langsung terkunci.

Varises bermula karena adanya tekanan tinggi pada pembuluh vena yang dipicu oleh berbagai faktor seperti obesitas dan kehamilan. Akibat tekanan tinggi ini dinding vena menjadi renggang dan katup di dalamnya menjadi lemah. Dengan melemahnya katup tersebut maka otomatis aliran darah ke jantung menjadi terganggu. Darah yang sedang dikirim ke jantung dapat kembali lagi dan mengendap. Endapan darah yang terjadi secara terus menerus di dalam vena membuat pembuluh tersebut menjadi bengkak, merusak katup dan terjadilah varises.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit varises, di antaranya:

  • Umur. Semakin tua seseorang maka keelastisitasan vena akan semakin berkurang. Tentu saja hal ini juga dapat mengurangi kinerja katup karena ikut melemah. Jika sudah seperti ini maka darah akan dengan mudah melawan arus dan mengendap di dalam vena.
  • Kehamilan. Biasanya varises mulai terlihat ketika rahim mulai membesar dan semakin memberikan tekanan pada vena di kaki. Selain akibat tekanan, meningkatnya kadar hormon selama kehamilan juga dapat membuat otot vena menjadi lebih rileks, dan berimbas pada melemahnya perlindungan katup. Oleh karena itu, terbentuklah varises.
  • Faktor keturunan. Varises merupakan penyakit yang dapat menurun. Itu artinya peluang Anda untuk mengalami kondisi ini akan lebih besar jika memiliki keluarga berpenyakit sama.
  • Berdiri terlalu lama. Kebiasaan ini dapat menyebabkan darah di vena kaki menjadi sulit untuk mengalir ke jantung.
  • Obesitas. Tekanan pada vena kaki akan semakin bertambah jika bobot tubuh Anda besar. Selain menyulitkan vena dalam mendorong darah ke jantung, tekanan besar juga dapat memperlemah katup sehingga jika terjadi arus balik darah.
  • Masalah kesehatan lainnya, seperti tumor, cedera vena dalam, penggumpalan darah, dan kelainan pada pembuluh darah diantara vena dan arteri. Varises yang disebabkan oleh keempat kondisi ini lebih jarang terjadi.

Gejala penyakit varises

Varises lebih sering terjadi pada wanita dibanding laki-laki. Sebagian besar kasus varises terjadi pada kaki dan segelintir lainnya terjadi pada pembuluh vena di sekitar panggul, vagina, anus, vagina, rahim, dan kerongkongan. Ciri-ciri fisik penyakit ini dapat dilihat secara kasat mata, yaitu berupa perubahan warna dan pembengkakan pada pembuluh vena. Vena akan tampak berwarna biru atau ungu tua dengan bentuk menyerupai kawat berpilin.

Gejala varises juga bisa berupa gatal dan bengkak ringan pada betis hingga pergelangan kaki. Selain itu kaki kadang-kadang terasa berat, sedikit nyeri, dan hangat, terutama setelah berdiri terlalu lama.

Jika varises bertambah parah, maka gejala yang dirasakan si penderitanya pun dapat bertambah parah dan berpotensi memunculkan komplikasi, seperti thrombophlebitis atau inflamasi pada vena, ulkus vena, dan pendarahan.

Atasi keluhan Anda dengan Firmax3
Konsultasi & Informasi Pemesanan 

SMS/WA : 0878 3876 1604
Copyright © 2015 ON FirMax | Sehat Sejahtera Bersama FirMax3