Featured
UPDATE KONTAK ADMIN !!! SMS/WA : 0856.4344.7420 | MAAF TIDAK TERIMA TELP
INFO PENTING
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Lambung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Lambung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2019

Penyebab Sakit Tulang Belakang


Sakit tulang belakang bawah bisa sangat mengganggu. Karena itu, penting untuk mengetahui penyebab sekaligus cara mengatasi sakit tulang belakang yang dialami.

Rasa nyeri pada tulang belakang bawah sering dikaitkan dengan nyeri punggung bawah (low back pain). Sakit ini biasanya berhubungan dengan ligamen (jaringan ikat) di sekitar tulang belakang, saraf, dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini paling banyak terjadi pada orang dewasa usia 30-40 tahun.

Penyebab Sakit Tulang Belakang Bawah

Ada beberapa faktor dapat meningkatkan risiko sakit tulang belakang bawah. Misalnya kelebihan berat badan, hamil, merokok, stres atau depresi, serta konsumsi obat-obatan yang dapat memengaruhi kondisi tulang, misalnya kortikosteroid.

Gejala sakit tulang belakang bawah dapat dirasakan berupa rasa nyeri, kebas, atau mati rasa yang menjalar pada satu kaki, nyeri sendi atau terasa kaku ketika berjalan pada pagi hari, dan lain-lain. Rasa sakitnya membuat tidak nyaman, bahkan dapat mengganggu aktivitas.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit tulang belakang bawah, antara lain:

- Mengalami ketegangan otot
Ketegangan otot (muscle strain) atau juga sering dikenal sebagai keseleo biasanya terjadi saat mengangkat benda berat yang salah atau gerakan secara tiba-tiba. Lain dari itu, ketegangan juga bisa dihasilkan dari aktivitas yang berlebihan saat bekerja.

- Timbul gangguan pada struktur tulang belakang
Misalnya masalah pada cakram tulang belakang, artritis (radang tulang dan persendian), osteoporosis (pengeroposan tulang), atau lengkung tulang belakang yang abnormal seperti skoliosis.

- Menderita penyakit tertentu
Penyebab lainnya bisa juga datang karena kondisi penyakit tertentu, seperti di antaranya penyempitan kanal tulang belakang (stenosis spinal), degeneratif spondylolisthesis, hilangnya fungsi saraf di sumsum tulang belakang bagian bawah atau disebut cauda equina syndrome, infeksi jamur atau bakteri pada tulang belakang, dan juga kanker pada tulang belakang.Untuk memastikan penyebab sakit tulang belakang bawah, dokter dapat melakukan beberapa tes pendukung seperti Rontgen, CT scan, MRI, pemindaian tulang, ataupun electromyography (EMG). Jika dicurigai terjadi infeksi, dokter bisa merekomendasikan pemeriksaan darah.

Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda 😊

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 😊

Konsultasi & Informasi Pemesanan 
📱SMS/WA 0856.4344.7420



Kamis, 21 September 2017

Keterkaitan Vertigo & Masalah Pencernaan


Vertigo dan gangguan pencernaan ternyata saling berhubungan. Vertigo itu sendiri merupakan gangguan kesehatan yang ditandai dengan ilusi gerakan dan bukan bentuk migrain. Selama ini banyak yang mengartikan vertigo sama halnya seperti migrain. 

Namun, sebenarnya vertigo dan migrain cukup berbeda. Untuk lebih jelasnya sakit vertigo dapat dikenali dengan beberapa gejala berikut:
- Penderita merasa tubuhnya atau benda-benda di sekitarnya seperti berputar-putar.
- Gerakan mata yang tidak normal yang mana juga menandakan adanya kelainan fungsi pada telinga dalam atau kelainan syaraf yang terhubung ke otak.
- Rasa mual luar biasa. Sering muntah karena rasa mual.
- Muncul keringat dingin tiba-tiba.     
- Telinga yang sering terasa berdenging.     
- Kesulitan berbicara.     
- Kesulitan berjalan karena sensasi gerakan berputar.     
- Pada kondisi tertentu penderita vertigo juga bisa mengalami gangguan penglihatan.


Penyebab Vertigo

Pada umumnya vertigo disebabkan karena gangguan keseimbangan telinga atau keseimbangan di otak. Vertigo jenis ini termasuk vertigo ringan yang dapat diatasi. Penyebab lainnya yaitu peradangan di telinga bagian dalam yang ditandai dengan serangan vertigo mendadak dan sering kali diikuti kehilangan pendengaran. Adapun peradangan di telinga tersebut umumnya disebabkan karena infeksi bakteri atau virus. Penting untuk diketahui beberapa jenis gangguan kesehatan lain juga dapat menyebabkan vertigo. Sebut saja seperti cedera kepala, migrain, pendarahan di otak, dan gangguan pencernaan.


Vertigo dan Masalah Pencernaan

Lupa waktu makan karena telalu sibuk dengan aktivitas harian merupakan akar penyebab maag atau sakit lambung. Perut yang kosong seharian memang dapat memicu rasa nyeri. Gejala tersebut muncul karena asam lambung yang tidak normal. Gangguan pencernaan ini pada umumnya disebabkan produksi asam berlebih.

Pada kondisi normal asam lambung dibutuhkan seperlu membantu pencernaan. Namun, bila jumlahnya berlebihan malah menyebabkan iritasi pada dinding lambung dan berdampak rasa nyeri, sakit, tidak nyaman, ingin muntah, dan regurgitasi atau rasa asam yang naik ke kerongkongan. Kadar asam lambung berlebih lambat laun dapat menyebabkan komplikasi seperti iritasi pada lambung. Komplikasi tersebut disertai beberapa gejala seperti feses mengeras, kurang nafsu makan, kondisi tubuh lemah, sering muntah, dan diare kronis.

Lebih lanjutnya, gangguan pencernaan maag nyatanya juga dapat berpengaruh pada keseimbangan. Dalam hal ini mata dan telinga biasanya juga ikut terganggu fungsinya. Gangguan terjadi karena demam tinggi yang dipicu infeksi pencernaan. Demam tinggi itu juga yang kerap berdampak pada syaraf-syaraf pusat tidak terkecuali kepala. Parahnya gangguan keseimbangan bisa mempengaruhi kondisi psikis seseorang seperti perasaan yang ingin marah, tertekan, takut, tergoncang, atau rasa tidak nyaman di badan.

Seseorang yang menderita gangguan keseimbangan ini akan susah berkonsentrasi meski mata terlihat fokus menatap. Kaki terasa berat untuk berjalan. Tubuh penderita terasa melayang dan serasa ingin jatuh. Muncul ketakutan terutama saat berada di ruang sempit. Gejala lain yang kerap menyertai yaitu kepala pusing, mual seperti ingin muntah, perut kembung, perut terasa penuh, ulu hati seperti terbakar, sesak nafas, dan kepala terasa berputar atau vertigo.

Adanya hubungan antara vertigo dan maag tentunya perlu diimbangi dengan kesadaran untuk tidak lupa waktu makan. Makan secara teratur pun baik seperlu menjaga keseimbangan dan kelancaran proses metabolisme tubuh. Selain itu, agar tubuh selalu sehat luangkan pula waktu untuk perawatan dan relaksasi. Sekian ulasan kali ini. 

Semoga memberi ulasan informasi bermanfaat.
Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda 😊
Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 😊

Konsultasi & Informasi Pemesanan
SMS/WA 0878-3876-1604

Copyright © 2015 ON FirMax | Sehat Sejahtera Bersama FirMax3