Featured
UPDATE KONTAK ADMIN !!! SMS/WA : 0856.4344.7420 | MAAF TIDAK TERIMA TELP
INFO PENTING
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Asam Lambung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Asam Lambung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Januari 2020

Jangan Sepelekan Asam Lambung


Perut mual, perih dan sering bersendawa? Asam lambungnya naik, tuh! Istirahat dan minum air hangat, nanti juga sakitnya hilang sendiri.

Beberapa gejala penyakit memang seringkali hilang dengan sendirinya tanpa kita perlu mengonsumsi obat-obatan. Meskipun bisa bernapas lega, sebaiknya kita tetap waspada, sekecil apapun gejalanya. Karena gejala-gejala yang muncul merupakan cara tubuh untuk mengatakan ada masalah dengan kesehatan kita.

Nah, dari sekian banyak gejala yang datang dan pergi, ada satu yang menjadi penyebab dari banyak masalah kesehatan yaitu asam lambung.
Peran penting asam lambung

Asam di dalam lambung memiliki peranan yang penting dalam fungsi sistem pencernaan. Cairan yang diproduksi oleh lambung ini berfungsi membantu organ-organ pencernaan dalam mengurai makanan agar mudah diserap tubuh. Penyerapan asam amino esensial dan beberapa nutrisi seperti kalsium, zinc, beta karoten, magnesium serta vitamin A, C, E dan B kompleks sangat tergantung pada asam lambung. Selain itu, asam ini juga berfungsi mematikan bakteri penyakit yang turut masuk lewat makanan yang kita konsumsi serta membantu merangsang produksi enzim pencerna protein.

Jika kadar asam di lambung tidak sesuai dengan yang dibutuhkan maka makanan tidak dapat dicerna dan diurai dengan baik. Nutrisi yang harusnya didistibusikan ke seluruh tubuh menjadi terhambat. Kondisi ini akan membuat tubuh mudah terserang infeksi, organ pencernaan terganggu (bahkan dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan), terserang penyakit seperti asma, diare, konstipasi, osteoporosis, hingga depresi. Aktivitas sehari-hari pun akan terganggu.

Sayangnya, kita kerap salah ‘mendiagnosa’ bila hanya membaca dari gejala-gejala yang muncul. Perut terasa kembung, dada seperti terbakar, nyeri di ulu hati, sering bersendawa, mulut terasa pahit serta tenggorokan sakit saat menelan makanan memang yang umum dialami seseorang dengan kadar asam lambung yang tidak normal. Namun bukan selalu akibat kenaikan asam di lambung, bisa juga sebaliknya rendahnya kadar asam lambung. Bisa dibayangkan bila kita mengonsumsi obat penekan produksi asam di lambung untuk mengatasi asam lambung kita yang rendah. Sudah pasti bukan kesembuhan yang kita dapat.

Naik-turunnya asam di lambung dipengaruhi oleh kadar lemak yang ada pada protein makanan yang kita konsumsi. Semakin tinggi kadar lemak menyebabkan kadar pH yang normalnya berada di kisaran 1,5-3,5 menjadi semakin asam. Sementara tingginya asupan gula ke tubuh menjadi salah satu penyebab utama rendahnya kadar asam lambung. Kedua kondisi ini dapat disebabkan banyak hal seperti kurang mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, diet yang salah, sering makan makanan pedas, mengomsumsi minuman beralkohol, stres, banyak minum saat makan dan asupan serat yang berlebih.

Untuk itu, saat mengalami gejala penyakit asam lambung, kita dapat melakukan tes sederhana terlebih dulu untuk memastikan apakah asam lambung kita tinggi atau rendah.

Yang pertama dengan melakukan tes urin, caranya: makanlah beberapa buat bit, setelah dua jam cek urin kita. Jika berwarna merah berarti kadar asam lambung kita rendah. Tes yang kedua dengan meminum segelas air yang sudah terlebih dulu sudah dicampur dengan ¼ sendok teh baking soda. Lakukan pada pagi hari sebelum memakan atau meminum apapun. Jika kurang dari dua menit setelah minum Anda bersendawa beberapa kali kemungkinan asam lambung Anda tinggi. Jika Anda baru bersendawa setelah 2-3 menit, kadar asam Anda terbilang normal. Namun jika Anda butuh waktu 5 menit untuk bisa bersendawa, kemungkinan besar kadar asam di lambung Anda rendah.

Untuk meningkatkan kadar asam di lambung, kita dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C seperti buah-buahan, brokoli dan kacang hijau. Dapat juga ditingkatkan dengan meminum air putih dengan perasan lemon, teh chamomile atau teh yang ditambahkan jahe, kayu manis atau pala. Sementara itu, untuk menurunkan kadar asam lambung minum banyak air putih dan lakukan secara rutin.

Meskipun dampak dari tinggi dan rendah asam lambung cukup mengerikan, kita dapat mencegahnya dengan menjaga produksi asam lambung pada level normal dengan batasan kadar pH yang ideal. Caranya dengan mengubah pola makan sehat, seperti berikut:
  • Terapkan pola makan teratur. Pola makan teratur merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga gaya hidup sehat karena dengan menerapkan pola makan teratur maka pencernaan akan bekerja dengan baik dan maksimal.
  • Hindari gula murni (refined sugars) yang telah melewati proses pemurnian untuk menghilangkan molase (sirup gula) sehingga warnanya menjadi putih. Selain berbentuk gula pasir, gula murni ini banyak terdapat pada makanan dan minuman dalam kemasan. Mengonsumsi gula murni dapat menambah beban kerja lambung saat memproduksi asam lambung.
  • Bila perlu konsumsi multivitamin yang langsung dapat membantu tubuh memproduksi asam lambung.
  • Kurangi kebiasaan minum banyak air saat makan karena air akan meluruhkan asam lambung sehingga makanan menjadi sulit dicerna.
  • Biasakan mengunyah makanan sebanyak 32 kali sehingga makanan sudah benar-benar lembut saat masuk ke dalam lambung. Kebiasaan ini juga membantu enzim pencernaan menyatu dengan makanan sehingga nutrisi pada makanan dapat dicerna dengan baik.
  • Tingkatkan asupan zinc karena mineral ini sangat penting dalam proses produksi asam lambung. Konsumsi juga vitamin C, E, B6, dan magnesium untuk dapaat meningkatkan penyerapan zinc dalam tubuh.
  • Stres merupakan salah satu pemicu naiknya asam lambung karenanya hindarilah dengan melakukan traveling, mendengarkan musik atau bermeditasi.
  • Tidurlah dengan posisi miring ke kiri. Jika posisi tidur miring ke kanan dapat meningkatkan kesehatan jantung, posisi sebaliknya sangat baik untuk menjinakkan asam lambung. Karena dengan posisi tersebut maka katup antara saluran dari perut ke kerongkongan akan menutup. Meskipun kadarnya tinggi, asam lambung tidak dapat naik ke kerongkongan dan menyebabkan heartburn atau perasaan panas di dada. Tidurpun akan lebih nyenyak.

Cara-cara sederhana ini patut dicoba karena memberi dampak yang luar biasa. Asam lambung terkendali, kesehatan tubuh pun akan selalu terjaga.

Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda 😊

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 😊

Konsultasi & Informasi Pemesanan 

📱SMS/WA 0856.4344.7420 ATAU 0878.3876.1604 (PILIH SALAH SATU)

Rabu, 28 Desember 2016

Gejala Asam Lambung



Asam lambung yang tinggi merupakan suatu jenis penyakit yang umum dan cukup sering terjadi pada banyak orang. Penyakit yang dalam istilah medisnya dikenal dengan istilah GERD atau Gastro Esophagel Reflux Disease ini merupakan kondisi dimana kadar kandungan asam yang berada di dalam lambung mengalami peningkatan dan jauh dari kadar kandungan asam lambung yang normal.

Apabila berada pada kondisi normal, kadar kandungan asam lambung seseorang harusnya berada pada level keasaman 1.5 hingga 3.5 ph. Biasanya kondisi asam lambung yang naik akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya. Namun demikian, bukan berarti asam lambung yang rendah pun baik. Asam lambung yang rendah akan membuat produksi protein untuk pencernaan menjadi terhambat, sehingga sulit untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam lambung.

Apa fungsi dari asam lambung?

Asam lambung sendiri pada dasarnya memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh kita, terutama dalam proses pencernaan. Asam lambung berfungsi untuk beberapa hal di bawah ini :
  • Mematikan bakteri penyakit yang masuk ke dalam lambung
  • Menstabilkan kandungan gula
  • Membantu pembentukan protein enzim pencernaan pada lambung

Apa saja gejala asam lambung?

Ada beberapa gejala asam lambung yang mirip dengan gejala sakit maag, namun demikian, naiknya asam lambung tidak sama dengan penyakit maag, walaupun memiliki penyebab dan gejala yang hampir sama. Berikut ini gejala – gejala dari asam lambung :

Munculnya rasa terbakar pada bagian dada

Sesuai namanya, asam lambung memiliki gejala yang bernama reflux, yaitu kondisi dimana asam lambung akan naik dari daerah lambung menuju kerongkongan dan bahkan ke bagian mulut. Hal ini memiliki efek panas dan terbakar pada daerah yang dilewati oleh kenaikan asam lambung tersebut, antara lain adalah bagian dada dan rongga dada.

Perut terasa nyeri dan perih

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, asam lambung memiliki gejala yang mirip dengan sakit maag. Salah satu gejala yang mirip adalah sama – sama memberikan rasa perih dan nyeri pada bagian lambung. Namun bedanya adalah, rasa nyeri yang disebabkan oleh naiknya asam lambung biasanya akan muncul ketika anda mengkonsumsi makanan tertentu yang dapat menyebabkan naiknya asam lambung pada tubuh anda. Makanan – makanan yang biasanya dapat menyebabkan naiknya asam lambung antara lain :
  1. Makanan yang bersifat asam, seperti cuka dan buah yang asam
  2. Nangka muda

Perut terasa mual dan kembung

Salah satu efek lanjutan dari gejala naiknya asam lambung adalah terasa mual pada bagian lambung dan perut anda. rasa mual ini akan muncul karena adanya rasa perih dan nyeri pada bagian lambung anda, sehingga seolah – olah bagian lambung terasa begah dan kembung karena naiknya asam lambung. Biasanya mual – mual ini juga akan dirasakan setelah mengkonsumsi makanan yang bersifat asam.

Muntah – muntah

Salah satu gejala naiknya asam lambung adalah muntah – muntah. Berbeda dengan muntah biasa karena efek makanan atau efek dari penyakit lain, biasanya sebelum muntah akan diawali oleh gejala reflux atau naiknya asam lambung ke kerongkongan hingga mulut dan diikuti dengan lambung yang terasa mual dan kembung setelah mengkonsomsi makanan yang memiliki kadar asam yang tinggi.

Bersendawa

Bersendawa merupakan salah satu gejala lanjutan dari reflux atau naiknya asam lambung kea rah kerongkongan hingga mulut. Biasanya, sendawa akan muncul sangat sering dan berulang – ulang terutama dalam jjangka waktu dimana asam lambung anda mengalami kenaikan dan belum teratasi. Terkadang gejala ini juga disertai dengan rasa mual dan juga keinginan untyuk muntah.

Mulut terasa pahit

Selain bersendawa dan muntah muntah, gejala lain dari asam lambung, terutama merupakan lanjutan dari gejala reflux yang terjadi pada tubuh penderitanya adalah kondisi mulut yang terasa pahit. Mulut dapat terasa pahit karena efek dari asam lambung yang naik hingga ke mulut, sehingga zat asam akan menimbulkan efek pahit pada bagian mulut.

Sulit menelan makanan

Terkadang gejala lain yang muncul karena naiknya asam lambung seseorang adalah sulit menelan makanan. Hal ini terjadi karena terkadang asam lambung yang naik hingga ke tenggorokan menyebabkan saluran tersebut agak tersumbat dan membuat penderitanya merasa bahwa bagian tenggorokannya mengalami benjolan – benjolan yang menghalangi prosesetertelannya makanan menuju ke lambung.

Laringitis

Laringitis merupakan suatu bentuk peradangan yang muncul pada bagian laring atau pita suara. Laryngitis dapat terjadi karena naiknya zat asam ke daerah kerongkongan dan tenggorokan sehingga dapat meninfeksi bagian pita suara seseorang, walaupun tidak sampai merusak pita suara. Berikut ini adalah efek dari laryngitis :
  • Rasa nyeri dan sakit pada bagian kerongkongan hingga tenggorokan
  • Suara berubah menjadi serak dan parau
  • Sulit menelan makanan atau merasakan sakit ketika akan menelan makanan

Nafas menjadi bau

Sifat asam dapat merusak bau mulut. Asam lambung yang sudah naik hingga ke mulut, selain akan menyebabkan rasa pahit pada rongga mulut, akan menimbulkan efek bau mulut yang tidak sedap. Hal ini akan memmbuat anda menjadi tidak nyaman ketika berinteraksi dengan orang lain, sehingga akan membuat anda dijauhi orang karena bau mulut anda.

Munculnya air liur yang berlebihan

Salah satu gejala lain dari naiknya asam lambung adalah produksi air liur yang bertambah banyak dan berlebihan. Munculnya air liur yang berlebihan ini biasanya merupakan tanda dari proses pembersihan iritan – iritan yang berada pada lambung.

Bagaimana Mencegah naiknya asam lambung?

Untuk mencegah naiknya asam lambung sendiri, ada banyak sekali cara yang dapat anda lakukan. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mencegah naiknya asam lambung anda :
  1. Mengatur pola makan
  2. Berolahraga secara teratur
  3. Sering melakukan medical check up secara rutin
  4. Hindari mengkonsumsi alkohol dan kafein secara berlebihan (baca : bahaya alkohol dan bahaya kafein)
  5. Perbanyak minum air putih
  6. Hindari makanan yang terlalu banyak mengandung pepsin, alias makanan yang terlalu pedas
  7. Kurangi makanan yang sifatnya instan dan asam
  8. Kurangi konsumsi soda (bahaya minuman soda)
  9. Makanlah jenis makanan yang dapat menurunkan asam lambung, seperti : Wortel, Brokoli, Kunyit , Kacang hijau, Susu kambing, Timun, Pisang


Atasi keluhan Anda dengan Firmax3
Konsultasi & Informasi Pemesanan 

SMS/WA : 0878 3876 1604
Copyright © 2015 ON FirMax | Sehat Sejahtera Bersama FirMax3