Featured
UPDATE KONTAK ADMIN !!! SMS/WA : 0856.4344.7420 | MAAF TIDAK TERIMA TELP
INFO PENTING
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Mata Minus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Mata Minus. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 November 2017

Penyebab Mata Minus dan Silinder



Mata Minus atau Rabun terjadi karena penurunan kemampuan melihat banyak tapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi ketika kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) yang terdiri lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga sinar dibiaskan titik fokus akan terletak di depan retina.

Mata Silinder adalah jenis kesalahan bias di mana mata tidak fokus cahaya secara merata pada retina. Hal ini menyebabkan distorsi atau penglihatan kabur di semua jarak. Gejala lain bisa termasuk kelelahan mata , sakit kepala, dan kesulitan mengemudi di malam hari. Jika itu terjadi pada awal kehidupan dapat mengakibatkan amblyopia .

Pada dasarnya, progresivitas rabun jauh akan menjadi usia awal stabil 20 tahun, yang berarti bahwa itu tidak akan dikurangi, atau jika hanya meningkat sedikit.

Penyebab Minus Mata dan silinder

Koreksi mata miopia dengan memakai lensa dikurangi / ukuran negatif Menurut ringan untuk mengurangi kekuatan dalam refraksi mata. Biasanya pengobatan dengan kacamata dan lensa kontak.

Untuk mencegah penambahan minus, kami merekomendasikan pasien juga menjalani gaya hidup sehat untuk mata, seperti mengatur jarak baca 40-45 cm dengan cahaya yang cukup, istirahat mata setiap kali membaca buku atau melakukan kegiatan menggunakan komputer, seperti serta mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A.


Hal yang sama berlaku sama dengan gangguan astigmatisme. Silinder, juga dikenal sebagai astigmatisme, gangguan refraksi kornea adalah pada atau lensa mata. Hal ini karena kelengkungan kornea atau lensa mata tidak seragam.

kelainan Reftaksi pada Silinder menyebabkan bayangan jatuh tidak pada satu titik, akhirnya menyebabkan obyek tampak kabur. Hal ini terjadi karena kelengkungan kornea atau lensa tidak simetris seperti bola.

Penyebab Silinder belum diketahui tapi tidak ada yang menyebutkan bahwa penyakit ini adalah penyakit genetik. Kelainan refraksi ini dapat dikoreksi dengan lensa Silinder atau operasi mata dengan seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Penyebab Silinder tidak jelas. Hal ini diyakini sebagian terkait dengan genetik faktor. Mekanisme yang mendasari melibatkan kelengkungan yang tidak teratur dari kornea atau kelainan pada lensa mata. Diagnosis adalah dengan pemeriksaan mata.

Mata Minus selain faktor genetik dipengaruhi oleh bentuk bola mata juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti yang telah dijelaskan di atas. Kecepatan onset minus juga dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari.



Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda 😊


Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 😊

Konsultasi & Informasi Pemesanan
SMS/WA 0878-3876-1604

Minggu, 13 November 2016

Mencegah Mata Minus




Apakah anda atau keluarga Anda mengalami mata minus? Jika iya, tentu anda merasakan efek yang timbul akibat gangguan tersebut. Namun jika saat ini mata masih dalam kondisi normal, mungkin Anda akan mencari tahu bagaimana merawat mata agar tidak menjadi minus.

Apa Itu Mata Minus ?

Mata minus atau rabun jauh dalam dunia medis dikenal dengan nama miopia. Gangguan ini dapat menyebabkan penderitanya tidak dapat melihat suatu objek dengan normal, terutama objek jarak jauh. Adapun penyebab mata minus ini antara lain adalah :
Terjadinya stres mata yang yang berlebihan dalam jangka waktu yang panjang. Hal ini bisa disebabkan oleh aktivitas atau kegiatan yang mengakibatkan otot-otot mata menjadi kurang elastis. seperti kegiatan membaca, maupun menatap layar tv atau komputer dengan jarak yang terlalu dekat.
Karena faktor turunan, dimana ada salah satu keluarga yang terdahulu pernah mengalami gangguan yang sama.

Untuk mengatasi gangguan mata minus, kebanyakan para dokter akan menyarankan pasien untuk menggunakan alat bantu berupa kaca mata maupun lensa kontak khusus. Jika kondisi pasien parah, maka dokter bisa saja menggunakan metode operasi untuk mengatasinya. Seseorang yang mengalami gangguan mata minus dapat mengalami peningkatan resiko frekuensi minus dari waktu ke waktu. terutama apabila masih berada pada masa pertumbuhan. Mengerikan bukan?

Untuk itu, merupakan hal yang sangat penting bagi orang tua untuk selalu berusaha mengawasi pertumbuhan anak-anaknya. Termasuk selalu berusaha untuk selalu menerapkan cara menjaga mata agar tidak minus bagi mereka. Berikut ini adalah beberapa diantaranya :

1. Menjaga asupan makanan

Jenis asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh kita merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan kesehatan tubuh, termasuk cara menjaga kesehatan mata. Untuk itu, sangatlah penting untuk selalu mengkonsumsi jenis-jenis makanan seperti buah-buahan dan sayuran yang banyak mengandung kebutuhan nutrisi yang baik bagi mata seperti wortel, pisang, pepaya, dan jenis lainnya.

Selain itu, membatasi asupan makanan yang mengandung karbohidrat juga sangatlah penting dalam menjadi mata agar tetap sehat. Asupan karbohidrat yang berlebih dapat mengurangi tingkat ketajaman mata anda.

2. Melakukan olahraga atau senam mata

Sesekali lakukanlah latihan senam mata guna melatih kelenturan atau elastisitas otot-otot mata. Anda bisa memulainya dengan menggerak-gerakkan bola mata anda baik itu ke kiri maupun ke kanan, bisa juga dengan gerakan memutar selama beberapa saat. Langkah lainnya adalah dengan memfokuskan pandangan pada objek yang jauh maupun dekat.

3. Menghindari kebiasaan buruk yang membuat mata stress

Seperti penjelasan di atas tadi, bahwa stress mata terjadi karena otot-otot mata menjadi tegang akibat aktivitas atau kegiatan yang memaksa mata untuk melihat dengan jarak yang dekat, seperti pada saat membaca, menonton tv, main video game, menatap layar komputer, maupun aktivitas lainnya. Cara menjaga mata agar tidak minus dan tetap sehat, ada baiknya jika menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut.Sponsors Link


Berikut ini tips untuk menghindari penyebab stress mata :
  • Menghindari kebiasaan membaca, menonton tv, menatap layar komputer, maupun main video game dengan jarak yang terlalu dekat. Usahakan memberikan jarak setidaknya 30 cm
  • Usahakan untuk melakukan kegiatan membaca di tempat-tempat yang terang atau memiliki cukup cahaya. Membaca di tempat yang gelap dengan pencahayaan yang kurang dapat membuat mata Anda bekerja ekstra keras.
  • Jangan melakukan kegiatan membaca sambil tiduran, karena dengan posisi tersebut jarak pandang mata menjadi terlalu dekat.
  • Pada saat bekerja di depan komputer usahakan untuk sesekali menatap objek yang berada di tempat lainnya. Jangan terlalu lama menatap layar komputer apalagi dalam jarak yang begitu dekat.
  • Pada saat membaca, pilihlah buku dengan tulisan yang tidak terlalu kecil, karena itu dapat membuat anda membaca dengan jarak yang dekat.

4. Membatasi Asupan Gula yang berlebihan

Terlalu tinggi asupan zat gula dalam tubuh juga dapat berpengaruh pada kesehatan mata. Dimana hal itu menjadi salah satu penyebab terjadinya mata minus. Untuk itu, sebaiknya menghindari makanan maupun minuman yang banyak mengandung zat pemanis, agar tubuh maupun mata dapat terlindung dari gangguan penyakit.

Membatasi asupan gula dalam makanan ini, juga sangat penting pada :
  • penderita stroke
  • gejala maag kronis
  • penderita darah tinggi
  • penderita diabetes

5. Menghindari penggunaan kaca mata berlebihan

Kebiasaan menggunakan kaca mata sepanjang waktu dapat membuat mata menjadi ketergantungan untuk selalu menggunakan alat bantu tersebut. Hal ini dapat membuat otot-otot mata menjadi tidak elastis dan tidak fokus melihat benda pada jarak jauh, saat anda mencoba untuk melepasnya. Dengan kata lain, kebiasaan menggunakan kaca mata dalam jangka waktu uang lama, akan membuat mata kesulitan untuk menemukan titik fokusnya sendiri.

Namun jika terbiasa menggunakan kacamata, usahakan untuk memilih kacamata dengan gagang yang ringan agar mata tidak cepat lelah. Penggunaan kacamata ini juga sangat penting pada :
  • penderita gejala glaukoma
  • penderita keratoconus
  • penderita katarak

6. Hindari kebiasaan mengucek mata

Kebiasaan mengucek mata dapat berakibat pada timbulnya gangguan gejala mata minus. Dimana bahaya mengucek mata yang sering dilakukan, akan memberikan tekanan tersendiri pada mata, terutama bagian retina.

7. Menghindari paparan sinar matahari berlebihan

Melakukan aktivitas diluar ruangan, apalagi dibawah terik matahari dapat meningkatkan paparan bahaya sinar ultraviolet yang dapat membuat mata menjadi silau. Dimana hal tersebut dapat merangsang timbulnya gangguan mata minus. Untuk itu, jika anda sedang bepergian atau melakukan aktivitas dibawah terik sinar matahari, sebaiknya selalu menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet.

Bahaya paparan sinar matahari ini juga bisa menyebabkan :
  • gejala lupus
  • penyebab rambut rontok
  • penyebab glaukoma

8. Suplemen kesehatan mata

Bagi yang ingin mendapatkan asupan nutrisi penting bagi mata, tetapi kurang menyukai produk-produk sayuran bisa mengambil alternatif lainnya yaitu dengan mengkonsumsi suplemen yang sekarang ini banyak dijual di apotek maupun toko obat. Pilihlah suplemen yang banyak mengandung vitamin A dan beta karoten yang dipercaya sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

Fakta Tentang Pencegahan Mata Minus

Masalah mata minus sebenarnya dapat didiagnosa dan dapat dicegah sejak dini. Seseorang yang masih pada masa-masa pertumbuhan seperti mereka yang berumur antara 8 hingga 12 tahun, merupakan masa-masa perkembangan otot-otot tubuh, termasuk otot mata, dimana kondisinya masih bisa berubah-ubah sesuai dengan pola hidup yang dijalani. Menurut Ian Morgan dari Universitas Nasional Australia di Canberra yang dikutip pada sebuah hariian New Scientist edisi di 10 Juli 2004 menyatakan bahwa sebagian anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer, menonton televisi, atau membaca buku, mereka lebih rentan mengalami rabun jauh.

Mata adalah aset yang begitu berharga, untuk itu sangatlah penting menjaga mata agar tetap dalam kondisi yang sehat dan terhindar dari masalah mata, termasuk gangguan mata minus ini. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat bagi kita semua..

Atasi keluhan Anda dengan Firmax3
Konsultasi & Informasi Pemesanan 

SMS/WA : 0878 3876 1604

Minggu, 05 Juni 2016

Kenali Penyebab dan Gejala Mata Minus



Mata minus adalah salah satu kelainan mata yang tidak dapat melihat benda benda yang berjarak terlalu jauh. Mata minus disebabkan ketika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Seperti kebiasaan membaca sambil tiduran dan membaca di tempat yang gelap atau kurang penerangannya. Perlu diperhatikan juga, pola makan yang tidak sehat juga dapat mengakibatkan mata minus. Hindari makanan yang banyak menggunakan bahan bahan kimia seperti pewarna dan pengawet.

Bagi anak yang mampu menyampaikan keluhan penglihatan, biasanya orang tua segera memeriksakan anaknya ke dokter. Namun anak yang masih kecil atau tidak mampu menyampaikan keluhan penglihatan, para orang tua dapat memantau fungsi penglihatan anaknya melalui pengamatan sejak dini.


Apa Saja Penyebab Mata Minus ?

Usia anak-anak kurang mendapat sinar matahari Para peneliti mengatakan, peningkatan tajam masalah ini karena para siswa terlalu banyak belajar di sekolah. Juga di rumah. Alhasil, mereka kurang mendapat cahaya matahari di luar. Dalam publikasi di jurnal The Lancet, para ilmuwan mengatakan, satu dari lima siswa bisa mengalami kerusakan mata, bahkan kebutaan. Soalnya, pada saat senggang, para siswa juga lebih banyak menghabiskan waktu bermain komputer dan menonton televisi di rumah.
Membaca sambil tidur Penyebab satu ini jarang diketahui orang-orang, padahal sudah menjadi mitos sejak jaman dulu. Logikanya dalam keadaan berbaring kondisi syaraf mata tidak tepat untuk membaca, melainkan untuk tidur.

Kebiasaan membaca kurang cahaya Membaca pada kondisi kurang cahaya bisa menjadi kemungkinan menjadikan mata minus, namun beda halnya yang sudah terbisaa dengan kondisi kurang cahaya sejak kecil karena lensa dan retina sudah dikondisikan.
Tinggal di tempat yang sempit penuh sesak karena mata kurang berkontraksi melihat yang jauh-jauh sehingga otot mata jadi tidak normal. Atur sedemikian rupa ruang rumah kita agar kita selalu bisa melihat jarak pandang yang jauh.

Terlalu lama mata berada di balik media transparan yang tidak cocok untuk mata dapat mengganggu kesehatan mata seperti sering kelamaan memakai helm, lama memakai kacamata yang tidak sesuai dengan mata normal kita, dan sebagainya.
Kekurangan gizi yang dibutuhkan mata juga bisa memperlemah mata sehingga kurang mampu bekerja keras dan mudah untuk terkena rabun jika mata bekerja terlalu diporsir.


Gejala Mata Minus 

Beberapa gejala yang terjadi pada mata minus yaitu:

Pada rabun jauh (miopia, mata minus), sumbu mata terlalu cembung, sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. Akibatnya, benda yang jauh tidak terlihat jelas. Tanpa kacamata, penderita mata minus atau rabun jauh akan mengalami sakit kepala dan nyeri pada mata.

Gejala mata minus adalah kepala nyeri berdenyut terutama bagian depan, bola mata perih dan berat, terasa seperti mau keluar dan air mata meleleh berlebihan. Keadaan ini biasanya membaik bila mata diistirahatkan atau dengan minum obat antinyeri. Tapi sering kali kambuh beberapa waktu kemudian. Apakah miopia dapat menyebabkan sakit kepala? Miopia memang bisa menyebabkan sakit kepala. Untuk seorang penderita mata minus (miopia), pada saat melihat miopia, pada saat melihat jauh, bayangan jatuh di depan retina sehingga mengurangi kecembungan lensa. Perubahan kecembungan ini dinamakan kemampuan akomodasi mata. Mata yang berakomodasi terus-menerus dalam waktu yang lama akan menimbulkan kelelahan. Kelelahan mata inilah yang mencetuskan nyeri kepala dan nyeri pada mata.

Itulah sedikit informasi tentang mata minus penyebab dan gejalanya.

Atasi keluhan Anda dengan Firmax3
Konsultasi & Informasi Pemesanan 

Pin : 5F5B0CB2 
SMS/WA : 088216771320 
Mohon maaf tidak menerima telp
Copyright © 2015 ON FirMax | Sehat Sejahtera Bersama FirMax3