Featured
UPDATE KONTAK ADMIN !!! SMS/WA : 0856.4344.7420 | MAAF TIDAK TERIMA TELP
INFO PENTING
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Asma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Testimoni Asma. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2018

Mengenal Penyakit Asma



Apa yang Dimaksud Penyakit Asma?

Penyakit asma berasal dari kata “asthma” yang diambil dari bahasa Yunani yang berarti “sukar bernapas.” Penyakit asma dikenal karena adanya gejala sesak napas, batuk, dan mengi yang disebabkan oleh penyempitan saluran napas.

Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat, dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi (sumbatan) jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan.

Asma adalah penyakit yang dapat terjadi pada siapa saja dan dapat timbul di segala usia. Meskipun demikian, umumnya asma lebih sering terjadi pada anak-anak usia di bawah lima tahun dan orang dewasa pada usia sekitar tiga puluh tahunan.

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), sebanyak 300 juta orang di dunia mengidap penyakit asma dan 225 ribu orang meninggal karena penyakit asma pada tahun 2005 lalu. Hasil penelitian International Study on Asthma and Alergies in Childhood pada tahun yang sama menunjukkan bahwa di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari sebesar 4,2% menjadi 5,4 %.

Penyebab Penyakit Asma

Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan terjadi diakibatkan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga.

Asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu.Reaksi yang sama terjadi jika orang tersebut melakukan olahraga atau berada dalam cuaca dingin. Stres dan kecemasan juga bisa memicu dilepaskannya histamin dan leukotrien yang memicu serangan asma.

Eosinofil yang ditemukan di dalam saluran nafas penderita asma melepaskan bahan lainnya (juga leukotrien), yang juga menyebabkan penyempitan saluran pernafasan. Para ahli asma mempercayai bahwa asma merupakan penyakit keturunan dan sebagian besar orang yang menderita asma karena alergi terhadap sumber alergi tertentu (alergen). Alergen merupakan faktor yang berasal dari lingkungan.

Faktor Pencetus Serangan Asma

Adanya faktor pencetus (pemicu) mengakibatkan terganggunya saluran pernafasan dan mengakibatkan penyempitan dari saluran pernafasan (bronkokonstriksi). Pemicu tidak menyebabkan terjadinya peradangan. Banyak kalangan kedokteran yang menganggap pemicu dan bronkokonstriksi adalah gangguan pernafasan akut, yang belum berarti asma.

Gejala-gejala dan bronkokonstriksi yang diakibatkan oleh pemicu timbul seketika, berlangsung dalam waktu pendek dan lebih mudah diatasi dalam waktu singkat. Namun saluran pernafasan akan bereaksi lebih cepat bila sudah ada atau terjadi peradangan. 

Faktor pencetus asma yaitu sebagai berikut :
  • Faktor pada pasien
  • Aspek genetik
  • Kemungkinan alergi
  • Saluran napas yang memang mudah terangsang
  • Jenis kelamin
  • Ras/etnik
  • Faktor lingkungan
Bahan-bahan di dalam ruangan :
  • Tungau debu rumah
  • Binatang, kecoa
Bahan-bahan di luar ruangan :
  • Tepung sari bunga
  • Jamur
  • Makanan-makanan tertentu, bahan pengawet, penyedap, pewarna makanan
  • Obat-obatan tertentu
  • Iritan (parfum, bau-bauan merangsang, household spray)
  • Ekspresi emosi yang berlebihan
  • Asap rokok dari perokok aktif dan pasif
  • Polusi udara dari luar dan dalam ruangan
  • Infeksi saluran napas
  • Exercise induced asthma, mereka yang kambuh asmanya ketika melakukan aktivitas fisik tertentu
  • Perubahan cuaca

Gejala Penyakit Asma

Secara umum gejala asma adalah sesak napas, batuk berdahak, dan suara napas yang berbunyi ngik-ngik (mengi). dimana seringnya gejala ini timbul pada pagi hari menjelang waktu subuh, hal ini karena pengaruh keseimbangan hormon kortisol yang kadarnya rendah ketika pagi dan berbagai faktor lainnya.

Penderita asma akan mengeluhkan sesak nafas karena udara pada waktu bernafas tidak dapat mengalir dengan lancar pada saluran nafas yang sempit dan hal ini juga yang menyebabkan timbulnya bunyi ngik-ngik pada saat bernafas. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan yang terjadi dapat berupa pengerutan dan tertutupnya saluran oleh dahak yang dirpoduksi secara berlebihan dan menimbulkan batuk sebagai respon untuk mengeluarkan dahak tersebut.

Salah satu ciri asma adalah hilangnya keluhan di luar serangan. Artinya, pada saat serangan, penderita asma bisa kelihatan amat menderita (banyak batuk, sesak napas hebat dan bahkan sampai seperti tercekik), tetapi di luar serangan penderita bisa sehat-sehat saja. Inilah salah satu hal yang membedakannya dengan penyakit lain.

Suatu serangan asma dapat terjadi secara tiba-tiba dan ditandai dengan nafas yang berbunyi (mengi, bengek), batuk dan sesak nafas. Bunyi mengi terutama terdengar ketika penderita menghembuskan nafasnya. Di lain waktu, suatu serangan asma terjadi secara perlahan dengan gejala yang secara bertahap semakin memburuk. Pada kedua keadaan tersebut, yang pertama kali dirasakan oleh seorang penderita asma adalah sesak nafas, batuk atau rasa sesak di dada. Serangan bisa berlangsung dalam beberapa menit atau bisa berlangsung sampai beberapa jam, bahkan selama beberapa hari.Selama serangan asma, sesak nafas bisa menjadi semakin berat, sehingga timbul rasa cemas. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

Pada serangan yang sangat berat, penderita menjadi sulit untuk berbicara karena sesaknya sangat hebat. Kebingungan, letargi (keadaan kesadaran yang menurun, dimana penderita seperti tidur lelap, tetapi dapat dibangunkan sebentar kemudian segera tertidur kembali) dan sianosis (kulit tampak kebiruan) merupakan pertanda bahwa persediaan oksigen penderita sangat terbatas dan perlu segera dilakukan pengobatan. Meskipun telah mengalami serangan yang berat, biasanya penderita akan sembuh sempurna.


Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan 

ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda ??

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 ??
Konsultasi & Informasi Pemesanan
Pin DC0B29BF
SMS/WA 0878-3876-1604


Minggu, 18 Maret 2018

Fakta Tentang Asma Yang Tenyata Salah



Asma memang merupakan penyakit umum yang sudah banyak diketahui oleh banyak orang. Penyebab dari penyakit ini pun juga ternyata beragam walaupun yang paling umum diketahui adalah karena suhu dan lingkungan.

Berbagai macam fakta yang tersebar di kalangan masyarakat ternyata tidak sepenuhnya benar. Mulai dari penyebab hingga apa saja larangan yang harus dihindari oleh penderita asma. Berikut akan kami bagi apa saja fakta mengenai asma dari berbagai sumber yang ternyata salah.

Asma disebabkan oleh stres

Gangguan psikologi memang bisa menyebabkan seseorang terkena sesak nafas atau asma. Namun, yang perlu diketahui adalah ini bukanlah penyebab utama munculnya penyakit asma.

Asma dapat disembuhkan

Ini adalah fakta yang tidak sepenuhnya benar. Sepanjang ilmu medis, belum ada obat yang benar-benar mampu menghilangkan asma. Obat yang diberikan oleh dokter memang hanya bersifat pengobatan sementara. Masih ada peluang asma akan kambuh kembali.

Asma adalah penyakit menular

Jelas, ini adalah fakta yang salah. Anda tidak mungkin akan tertular asma hanya karena berada di dekat orang yang menderita asma. Ini juga tidak akan terjadi walaupun Anda melakukan kontak fisik.

Penderita asma dilarang berolahraga

Justru jika Anda menderita asma, Anda harus berolahraga. Olahraga ringan seperti jogging atau berenang cukup disarankan untuk penderita asma. Dengan intensitas yang teratur, olahraga akan membantu Anda memperbaiki pernafasan Anda.

Asma memang membutuhkan perhatian khusus dalam penanganannya. Dengan banyaknya informasi yang beredar dan kemudian dipercayai oleh banyak orang, membuat penderita asma menjadi bingung untuk melakukan tindak pencegahan dan penyembuhan. Fakta-fakta yang ada di masyarakat di atas mungkin sudah pernah Anda dengar. Dan ternyata, tidak semuanya berujung pada kebenaran karena minimnya pembuktian.


Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda 😊

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 😊
Konsultasi & Informasi Pemesanan
📱Pin DC0B29BF
SMS/WA 0878-3876-1604

Selasa, 20 September 2016

Penyebab Kambuhnya Penyakit Asma



Spesialis paru dan saluran pernafasan Rumah Sakit Evasari Awalbros, Dr Ni Nyoman Priantono Sp P menjelaskan, bahwa asma merupakan penyakit kronik atau menahun. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan secara sempurna.


Umumnya, asma akan kambuh karena beberapa hal, salah satunya karena alergi dan infeksi. Meski demikian, kekambuhan asma bisa diredam dengan pengobatan jangka panjang secara teratur. Tak hanya itu, penderita juga harus mengetahui penyebab kambuhnya asma. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan kambuhnya asma.

1. Inhalan: debu rumah dan bulu binatang
2. Ingestan: susu, telor, ikan, kacang-kacangan dan obat tertentu
3. Keadaan udara: polusi, perubahan udara yang mendadak dan hawa yang lembap
4. Infeksi saluran pernapasan
5. Pemakaian narkoba dan merokok
6. Stres psikis, termasuk emosi yang berlebihan
7. Stres fisik dan kelelahan


Atasi keluhan Anda dengan Firmax3
Konsultasi & Informasi Pemesanan 


SMS/WA : 0878 3876 1604

Selasa, 28 Juni 2016

Penyebab & Gejala Penyakit Asma



Penyakit asma merupakan salah satu penyakit yang menyerang sistem pernafasan manusia. Pada kondisi seseorang yang menderita asma, maka jalur pernafasannya menyempit dan bengkak serta mengeluarkan lendir yang jumlahnya sangat banyak. Kondisi demikianlah yang menjadikan orang yang menderita asma menjadi mengalami kesulitan untuk bernafas. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat mengakibatkan batuk – batuk, dan nafas terengah – tengah. Tentu saja, hal tersebut akan sangat mengganggu aktivitas sehari – hari.

Dalam kondisi tertentu, asma bisa dipicu oleh berbagai hal yang ada di sekitar kita. Dan hal tersebut bisa terjadi kapan saja. Asma bisa menyerang penderitanya yang sedang bekerja atau sedang melakukan hal lainnya. Selain itu, beberapa pakar medis menyatakan jika asma merupakan sebuah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Namun, salah satu solusi untuk membuat dampaknya tidak terlalu berat adalah dengan mengontrol gejalanya.

Berikut akan dijelaskan mengenai beberapa penyebab asma. Dengan mengetahui penyebabnya, semoga bisa menjadikan anda lebih waspada agar terhindar dari penyakit asma.

Penyebab Asma

Penyebab utama asma memang tidak diketahui. Tetapi, kemungkinan besar asma disebabkan oleh faktor genetik yaitu anggota keluarga lain yang memiliki riwayat penyakit asma. Faktor lingkungan yang kurang sehat juga diduga adalah faktor yang menyebabkan seseorang menderita asma. Walaupun demikian, beberapa pemicu asma dapat dijelaskan dan dapat menjadi kewaspadaan bagi anda atau siapa pun untuk menghindarinya agar asma tidak kambuh. Berikut beberapa pemicu asma:
  • Alergi
  • Bulu hewan
  • Serbuk sari dari bunga
  • Tungau
  • Debu
  • Serangga seperti tungau dan kecoa
  • Infeksi saluran pernafasan seperti pilek
  • Aktivitas fisik seperti olahraga
  • Udara dingin
  • Polusi udara, merokok adalah salah satu penyebabnya
  • Iritasi saluran pernafasan (penyebab ispa)
  • Obat – obatan tertentu seperti ibuprofen, aspirin, atau naproxen
  • Emosi yang tidak stabil
  • Stress
  • Makanan seperti udang
  • Bahan pengawet makanan
  • Penyakit seperti penyakit yang menyebabkan asam lambung meningkat dan hingga menghalangi tenggorokan.
  • Siklus menstruasi biasanya terjadi hanya pada beberapa wanita

Perlu diingat bahwa pemicu asma pada satu penderita asma dan penderita asma lainnya dapat berbeda – beda. Hal ini memang tidak diketahui pasti mengapa demikian. Namun beberapa faktor pemicu di atas dapat menjadikan anda lebih waspada dan menjauhi hal – hal di atas.

Gejala Asma

Ciri – ciri dan gejala asma sangat bervariasi dari satu penderita ke penderita asma lainnya. Gejala – gejala yang timbul dapat berupa gejala ringan, dan gejala berat juga dapat timbul pada penderita asma yang sudah pada tingkatan akut. Di bawah ini adalah ciri – ciri dan gejala asma:
  1. Sesak napas
  2. Sesak di dada yang disertai rasa sakit
  3. Sulit tidur yang disebabkan oleh sesak napas
  4. Suara seperti tercekik saat bernapas
  5. Batuk – batuk
  6. Flu bahkan dapat memperparah asma
Ada keadaan dimana asma yang sangat parah menimbulkan gejala yang parah juga. Jika timbul gejala – gejala berikut ini, anda harus segera memeriksakan diri anda ke dokter.
Segera ke dokter jika gejala – gejala yang sudah disebutkan di atas terjadi lebih sering dan lebih parah. Semakin sulit untuk bernafas membutuhkan inhaler lebih sering untuk meredakan sesak nafas

jika anda mengalami salah satu dari gejala dan ciri – ciri penyakit asma yang sudah disebutkan di atas, segera pergilah ke dokter dan berkonsultasi apakah anda perlu mendapatkan penangan khusus atau tidak.


Cara Mencegah Penyakit Asma

Jika anda adalah seorang penderita asma, yang harus anda lakukan adalah untuk menghindari hal – hal yang dapat memicu asma. Selain itu, pemicu asma juga bisa menyebabkan gejala asma seperti batuk – batuk hingga sesak napas menjadi lebih parah. Dengan menghindari pemicu asma selanjutnya anda juga bisa mencegah terjadinya serangan asma yang mendadak, karena memang pada dasarnya asma merupakan penyakit yang tidak ada obatnya. Namun, jangan khawatir, anda masih bisa bisa mengontrol gejala yang ditimbulkan oleh penyakit asma.

1. Cari tahu apa faktor yang dapat memicu penyakit asma yang anda derita

Agar anda lebih mudah untuk mencegah terjadinya serangan asma, anda terlebih dahulu harus mengetahui hal – hal apa saja yang dapat memicu terjadinya serangan asma. Selanjutnya yang anda perlu lakukan adalah untuk menghindari bersinggungan dengan pemicu asma tersebut. Berikut ini faktor – faktor pemicu asma yang salah satunya mungkin merupakan faktor pemicu asma yang anda derita:
Polusi udara
Alergi
Udara dingin
Virus flu
Wewangian
Asap rokok, bahaya asap rokok sangat mematikan untuk kesehatan dan menyebabkan asma akut.

Mengenali pemicu asma merupakan hal yang sangat penting, sehingga anda pun kemudian dapat menghindari hal – hal tersebut.


2. Ketahui apakah terdapat allergen pada lingkungan anda

Lingkungan tempat anda berada baik itu tempat kerja atau rumah sekalipun bisa memicu terjadinya asma apabila memang di lingkungan tersebut terdapat allergen. Jika anda alergi terhadap asap rokok, jika anda ingin makan di restoran, misalnya, anda harus memastikan terlebih dahulu apakah restoran tersebut bebas dari asap rokok. Hal tersebut mungkin terdengar sepele, tetapi sangat vital untuk pencegahan asma.
Vaksinasi Flu sebagai pencegahan asma

Vaksinasi flu akan dapat mencegah anda terkena virus flu yang tentunya akan menghindarkan anda dari sakit flu yang dapat memicu dan memperparah asma. Selain itu, jika seseorang yang menderita asma mengalami flu, dampaknya bisa lebih parah lagi.

Penyakit pneumonia dapat menjadi efek yang sangat buruk dari kompilaksi terjadinya asma dan flu yang bersamaan. Vaksinasi flu dapat dilakukan setiap satu tahun sekali agar dapat berfungsi secara maksimal.

3. Mencegah kambuh nya asma dengan vaksinasi alergi

Melakukan vaksin alergi atau yang juga disebut dengan imunoterapi akan mencegah terjadinya alergi. Jika anda alergi terhadap sesuatu, alergi tersebut dapat memicu kambuh nya asma. Penyakit asma merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan kebiasaan hidup sehat yang kita lakukan.

Atasi keluhan Anda dengan Firmax3
Konsultasi & Informasi Pemesanan 

Pin : 5F5B0CB2 
SMS/WA : 088216771320 
Copyright © 2015 ON FirMax | Sehat Sejahtera Bersama FirMax3