Featured
UPDATE KONTAK ADMIN !!! SMS/WA : 0856.4344.7420 | MAAF TIDAK TERIMA TELP
INFO PENTING
Tampilkan postingan dengan label Testimoni HNP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Testimoni HNP. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Februari 2018

Gejala dan Penyebab Saraf Kejepit




Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau lebih dikenal dengan istilah saraf kejepit banyak diderita masyarakat usia 40-60 tahun. Rasa sakit yang luar biasa itu membuat aktivitas terganggu bahkan bisa berakhir di kursi roda atau di tempat tidur saja jika tak ditangani.

Jika seseorang mengalami saraf kejepit, gejala pertama yang muncul adalah rasa tidak nyaman seperti nyeri di daerah bokong, paha, dan betis. Sementara jika herniasi diskus terjadi pada ruas tulang cervical, gejala yang muncul berupa nyeri pada daerah lengan dan bahu.

Kesemutan dan mati rasa (baal) pada area tertentu tubuh yang terjadi berulang kali juga bisa menjadi tanda awal penyakit ini. Dapat juga ditandai dengan melemahnya kekuatan otot.

Parahnya bisa menyebabkan kelumpuhan permanen pada kedua kaki, atau kesulitan buang air besar dan kecil. Bisa juga menyebabkan ganguan neurologi lainnya jika tidak segera dilakukan pengobatan.

Gejala Saraf Kejepit :
1. Salah satu betis mengalami nyeri
2. Terasa seperti tertusuk jarum di area pinggang sampai kaki.
3. Kaki seolah terasa berat sampai susah berjalan.
4. Nyeri lokal di sumber jepitan
5. Mati rasa atau baal
6. Ada rasa terbakar di sumber nyeri.
7. Tak kuat berdiri lama.
8. Tak bisa menahan buang air kecil atau buang air besar.

Penyebab Saraf Kejepit
1. Usia atau Penuaan
Penyakit yang muncul akibat usia. Suatu saat semua orang bisa berpotensi kena penyakit saraf kejepit rata-rata di usia 41-60 tahun.
2. Penggunaan Otot
Penggunaan otot punggung tak ekonomis. Sering angkat beban terlalu berat sedangkan jarang olahraga. Beda dengan petani yang selalu rutin bekerja berat dengan mengandalkan otot.
3. Alas Tidur dan Duduk
Alas tidur yang bukan datar atau melengkung seringkali menyebabkan nyeri pinggang saat bangun tidur. Begitu pula duduk terlalu lama atau alas duduk yang tidak tepar.

Saudara, keluarga, kerabat atau teman Anda mengalami penyakit serupa ? Yuukk silahkan ikhtiar dengan firmax3, insha allah bisa membantu menyembuhkan keluhan Anda 😊

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 😊
Konsultasi & Informasi Pemesanan
📱Pin DC0B29BF
SMS/WA 0878-3876-1604

Jumat, 03 Februari 2017

CARA KERJA FIRMAX3 PADA PENDERITA HNP (SYARAF TERJEPIT)



Firmax3 bersifat auto hormon dimana masuk kedalam jaringan darah berubah menjadi hormon dan bertahap menyeimbangkan sistem hormon tubuh yg berkilah 300 jenis lebih hormon pada tubuh manusia.

Pada penderita HNP firmax3 akan bekerja pada sendi untuk mengisi hormon sinopshilin pada bantalan sendi yang berfungsi melenturankan sendi,sehingga kerja sendi lebih elastis dan terhindar dari penyakit neureulgia dan osteoartithys. selama penyembuhan di anjurkan tdk bekerja berat dan istirahat total ketika terasa sangat nyeri dan bergerak pelan- pelan ketika rasa sakit sudah berkurang.

Atasi segera keluhan Anda dg Firmax3 ðŸ˜Š

Konsultasi & Informasi Pemesanan
SMS/WA 0878-3876-1604

Sabtu, 10 September 2016

Firmax3 Obati HNP (Syaraf Terjepit)



HNP atau Hernia Nukleus Pulposus adalah gangguan yang terjadi akibat adanya penonjolan (hernia) bantalan (nucleus pulposus) di cakram antar ruas tulang belakang (diskus). Akibat HNP adalah dapat terjadi penekanan/penjepitan saraf dengan segala konsekuensinya. HNP terutama terjadi pada usia 30 – 45 tahun, lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan (2 : 1).

Proses Terjadinya HNP (Hernia Nukleus Pulposus)

Tulang belakang (columna vertebra) terdiri dari sederet ruas tulang (vertebra) yaitu tulang leher (cervical),tulang punggung (thoracal), tulang pinggang (lumbal), tulang bokong (sacral) dan tulang ekor (coccygeus). Tulang-tulang tersebut (kecuali tulang sacral), dipisahkan oleh cakram (diskus). Didalam cakram terdapat bantalan yang lentur (nucleus pulposus). Nucleus pulposus diselubungi oleh cincin serat jaringan yang kuat yang disebut annulus fibrosus. Cakram berfungsi sebagai penyerap goncangan (shock absorber) dan berperan penting dalam kelenturan pergerakan tulang belakang, antara lain untuk memutar, menunduk, menengadah dan sebagainya. Didalam tulang belakang terdapat saluran yang berisi sumsum tulang belakang (medulla spinalis) yaitu sistem saraf yang menghubungan otak dengan organ-organ tubuh dibawah. Sumsum tulang belakang terletak di belakang cakram.

Bila cakram melemah, ada risiko terjadi robekan pada anulus fibrosus, akibatnya bantalan/nucleus pulposus dapat menonjol sehingga berpotensi menekan/menjepit sumsum tulang belakang dan/atau saraf di sekitarnya. Keadaan ini yang dikenal sebagai HNP.

Penyebab HNP (Hernia Nukleus Pulposus)

Penyebab HNP yang pasti masih belum diketahui. HNP umumnya terjadi akibat cedera yang merobekannulus fibrosus, antara lain :
  • Stres fisik akibat angkat beban berat dalam posisi membungkuk
  • Jatuh pd posisi membungkuk

Faktor Risiko Terjadi HNP (Hernia Nukleus Pulposus)

Beberapa faktor yang berperan memicu terjadinya HNP ialah :
  • Genetik.
  • Usia, dengan bertambahnya usia komposis cakram menjadi kurang lentur.
  • Pekerjaan terutama yang perlu sering angkat berat.
  • Obesitas.
  • Merokok.

HNP (Hernia Nukleus Pulposus) Dapat Terjadi Dimana Saja?

Walaupun HNP dapat terjadi di cakram mana saja, namun secara statistik 90 – 95 % HNP terjadi di tulang pingggang (lumbal), 6 – 8 % di tulang leher (cervical) dan 1 – 2 % di tulang punggung (thoracal).

Gejala HNP (Hernia Nukleus Pulposus)

Tidak semua penderita HNP mengalami keluhan. Gejala HNP sangat tergantung pada lokasi, tingkat penonjolan dan keterlibatan saraf sekitar. Umumnya keluhan terjadi pada satu sisi, dan diperparah oleh batuk, bersin, angkat berat dan membungkuk.

Gejala HNP lumbal
  • Nyeri pinggang yang menyebar ke bokong, selangkangan, tungkai.
  • Kelemahan otot tungkai dan jari kaki.
  • Rasa baal/kesemutan di pinggang sampai kaki.
Nyeri sering timbul pada saat membungkuk atau duduk lama dan berkurang bila berbaring pada sisi yg sehat dengan tungkai agak menekuk.

Gejala HNP cervical.

Keluhan sering timbul pada saat mengerakkan leher, yaitu :
  • Nyeri di belakang kepala, leher, bahu, lengan dan jari tangan.
  • Kelemahan otot bahu, lengan dan jari tangan.
  • Rasa baal/kesemutan di leher sampai ke tangan.



Atasi keluhan Anda dengan Firmax3
Konsultasi & Informasi Pemesanan 

Pin : 5F5B0CB2 
SMS/WA : 088216771320 

Copyright © 2015 ON FirMax | Sehat Sejahtera Bersama FirMax3